media-pressindo
Tetralogi Perang Jawa 3 : Perang Semesta dan Gagalnya Ide Persatuan
Tetralogi Perang Jawa 3 : Perang Semesta dan Gagalnya Ide Persatuan
Couldn't load pickup availability
Dukungan luar biasa dari para bangsawan dan santri, juga munculnya deklarasi perang oleh para penguasa daerah di seantero Jawa—sesuatu yang tidak dinyana oleh Diponegoro. Ditambah dukungan rakyat yang berperan ganda: sebagai petani sekaligus pejuang. Maka yang tersaji adalah perang rakyat semesta, membuat kekuatan Hindia Belanda porak-poranda.
Namun musuh paling berbahaya justru berasal dari dalam. Kekuatan ego menjadi penyebab perselisihan antara para pejuang santri dengan nasionalis, disusul perpecahan antara Diponegoro dengan Kiai Mojo. Persatuan menjadi ide awal perjuangan namun kandas di tengah peperangan. Belanda pintar memanfaatkan kelemahan ini. Satu persatu para tokoh menyerah atau ditangkap. Kekuatan Diponegoro kian melemah, rakyat kian jenuh, perang pun semakin tak punya arah.
Novel ketiga Tetralogi Perang Jawa menyajikan jalannya Perang Jawa yang awalnya sangat epik dan banyak dimenangkan para pejuang. Juga beberapa kisah manusiawi para tokoh pejuang yang berujung pada perjuangan kepentingannya masing-masing. Divide at impera memang diterapkan Belanda tapi hal itu didukung sikap para pejuang yang memang mudah diperlakukan demikian.
Penerbit Narasi
15 x 23 cm, 376 hlm
Share
