Skip to product information
1 of 1

media-pressindo

Hari-Hari di Burma

Hari-Hari di Burma

Regular price Rp 100.000,00 IDR
Regular price Sale price Rp 100.000,00 IDR
Sale Sold out

Hari-Hari di Burma adalah potret tajam dan getir tentang kehidupan di bawah bayang-bayang kekuasaan kolonial Inggris di Burma pada awal abad ke-20. Melalui tokoh utama John Flory, seorang pedagang kulit yang terjebak antara nurani dan sistem yang menindas, George Orwell menyingkap kebusukan moral dan kesepian batin manusia di tengah masyarakat yang korup dan rasis.

Flory hidup di kota kecil Kyauktada, tempat para pejabat Inggris mempertahankan superioritas palsu mereka, sementara penduduk asli berjuang di bawah beban penindasan. Ketika seorang perempuan muda Inggris datang dan mengguncang rutinitasnya, Flory melihat secercah harapan untuk melarikan diri dari kehampaan hidup kolonial. Namun, di dunia yang dikuasai prasangka dan kepentingan pribadi, kebaikan dan kejujuran sering kali tidak punya tempat untuk bertahan.

Dengan gaya bahasa yang tajam dan penuh ironi, Orwell mengeksplorasi tema kesepian, kemunafikan, kekuasaan, dan benturan budaya. Hari-Hari di Burma bukan hanya kritik sosial terhadap imperialisme, tetapi juga refleksi mendalam tentang perjuangan manusia mencari makna dan integritas dalam sistem yang merusak hati nurani.

Penerbit Narasi (Imprint Media Pressindo)

14x20 cm ; x+406 hlm

View full details