{"product_id":"sepercik-api-yang-dibiarkan-akan-melahap-rumah","title":"Sepercik Api yang Dibiarkan Akan Melahap Rumah","description":"\u003cp data-end=\"283\" data-start=\"0\"\u003eMelalui kisah-kisahnya yang sederhana namun mengguncang, \u003cspan class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"\u003e\u003cspan class=\"whitespace-normal\"\u003eLeo Tolstoy\u003c\/span\u003e\u003c\/span\u003e memperlihatkan bahwa kehancuran besar sering kali bermula dari hal-hal kecil yang diabaikan: kesombongan, amarah, kebencian, dan luka yang dibiarkan tumbuh diam-diam di dalam hati manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-end=\"734\" data-start=\"285\"\u003eDalam \u003cem data-end=\"339\" data-start=\"291\"\u003eSepercik Api yang Dibiarkan Akan Melahap Rumah\u003c\/em\u003e, Tolstoy menghadirkan kumpulan cerpen yang tajam, penuh ketegangan moral, dan begitu dekat dengan kehidupan. Dari penderitaan seorang tahanan dalam “Seorang Narapidana di Kaukasus”, getirnya keterasingan dalam “Masa Pengasingan yang Panjang”, hingga rapuhnya kekuasaan dalam “Tsar Muda”, setiap cerita menyingkap sisi terdalam manusia—tentang ketakutan, harga diri, pengorbanan, dan penyesalan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-end=\"1093\" data-start=\"736\"\u003eCerpen utamanya, “Sepercik Api yang Dibiarkan Akan Melahap Rumah”, menjadi peringatan yang kuat tentang bagaimana kebencian kecil dapat berubah menjadi bencana yang menghancurkan segalanya. Dengan ketelitian seorang pengamat jiwa dan kejernihan seorang filsuf, Tolstoy menulis bukan sekadar untuk bercerita, melainkan untuk menggugat hati nurani pembacanya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-end=\"1345\" data-start=\"1095\"\u003eKumpulan cerpen ini adalah potret tentang manusia yang terus bergulat dengan dirinya sendiri—tentang betapa mudahnya hidup runtuh ketika ego mengambil alih, dan betapa sulitnya menjaga kasih, pengampunan, serta kemanusiaan di tengah dunia yang keras.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-is-only-node=\"\" data-is-last-node=\"\" data-end=\"1427\" data-start=\"1347\"\u003eMembaca Tolstoy berarti menatap diri sendiri: telanjang, jujur, dan tanpa ampun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-is-only-node=\"\" data-is-last-node=\"\" data-end=\"1427\" data-start=\"1347\"\u003ePenerbit Narasi (Imprint Media Pressindo)\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-is-only-node=\"\" data-is-last-node=\"\" data-end=\"1427\" data-start=\"1347\"\u003e13 x 19 cm, vi + 146 hlm\u003c\/p\u003e","brand":"media-pressindo","offers":[{"title":"Default Title","offer_id":48292315496692,"sku":null,"price":0.0,"currency_code":"IDR","in_stock":false}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0683\/6863\/0004\/files\/CDuploadSepercikApiyangDibiarkanAkanMelahapRumah.jpg?v=1779090887","url":"https:\/\/media-pressindo.com\/products\/sepercik-api-yang-dibiarkan-akan-melahap-rumah","provider":"media-pressindo","version":"1.0","type":"link"}