{"product_id":"pria-yang-hidup-dalam-cangkang","title":"Pria yang Hidup dalam Cangkang","description":"\u003cp data-start=\"0\" data-end=\"368\"\u003eDi dunia \u003cspan class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"\u003e\u003cspan class=\"whitespace-normal\"\u003eAnton Chekhov\u003c\/span\u003e\u003c\/span\u003e, manusia hidup berdampingan dengan ketakutan, kepura-puraan, cinta yang tak selesai, dan kesedihan yang nyaris tak pernah terucapkan. Tokoh-tokohnya tampak biasa—guru, kusir, pegawai, perempuan kesepian, anak kecil—namun di balik kehidupan sehari-hari mereka, tersembunyi pergulatan batin yang begitu getir dan manusiawi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"370\" data-end=\"866\"\u003e\u003cem data-start=\"370\" data-end=\"402\"\u003ePria yang Hidup dalam Cangkang\u003c\/em\u003e menghimpun cerpen-cerpen terbaik Chekhov yang tajam, tragis, sekaligus menyentuh. Dalam “Sang Wanita dan Anjingnya”, cinta hadir sebagai luka yang tak bisa dihindari. Dalam “Duka”, kesedihan menjadi begitu sunyi hingga tak seorang pun mau mendengarnya. “Vanka” menghadirkan kepolosan seorang anak kecil yang perlahan dihancurkan kenyataan hidup, sementara “Bunglon” dan “Antagonis” memperlihatkan wajah manusia yang mudah berubah di hadapan kuasa dan kepentingan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"868\" data-end=\"1130\"\u003eDan di tengah semuanya berdiri “Pria yang Hidup dalam Cangkang”—kisah tentang manusia yang memilih bersembunyi dari dunia, hidup dalam ketakutan, aturan, dan tembok yang ia bangun sendiri. Sebuah potret yang terasa semakin dekat dengan kehidupan modern hari ini.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"1132\" data-end=\"1362\"\u003eDengan gaya yang sederhana tetapi menghunjam, Chekhov menunjukkan bahwa tragedi terbesar manusia sering kali tidak datang melalui perang atau kematian, melainkan melalui hidup yang perlahan kehilangan keberanian, cinta, dan makna.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"1364\" data-end=\"1535\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"\u003eKumpulan cerpen ini adalah suara lirih tentang manusia—rapuh, kesepian, lucu, menyedihkan, namun tetap berusaha bertahan di tengah hidup yang tak pernah benar-benar ramah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"1364\" data-end=\"1535\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"\u003ePenerbit Narasi (Imprint Media Pressindo)\u003c\/p\u003e\n\u003cp data-start=\"1364\" data-end=\"1535\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"\u003e13 x 19 cm, x + 150 hlm\u003c\/p\u003e","brand":"media-pressindo","offers":[{"title":"Default Title","offer_id":48291627434228,"sku":null,"price":70000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":false}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0683\/6863\/0004\/files\/CDUploadPriayangHidupdalamCangkang.jpg?v=1779089052","url":"https:\/\/media-pressindo.com\/products\/pria-yang-hidup-dalam-cangkang","provider":"media-pressindo","version":"1.0","type":"link"}